Materi
Derivasi, Parsing Top-Down, Parsing Bottom-Up
Download
Slide Presentasi TBO Pertemuan 3
Monday, April 8, 2013
Sistem Basis Data 2 (Pertemuan 3)
Materi
DTC (Data Transaction Control) [Savepoint, Rollback, Commit]
Download
Slide Presentasi SBD 2 Pertemuan 3
DTC (Data Transaction Control) [Savepoint, Rollback, Commit]
Download
Slide Presentasi SBD 2 Pertemuan 3
Monday, April 1, 2013
Sistem Basis Data 2 (Pert. 1 dan Pert. 2)
Materi
Pertemuan 1 : Pengenalan Basis Data dan DDL (Data Definition Language) [Create, Alter, Drop, Rename, Truncate]
Pertemuan 2 : Pengenalan DML (Data Manipulation Language) [Select, Insert, Update, Delete]
Download
Slide Presentasi SBD 2 Pertemuan 1
Slide Presentasi SBD 2 Pertemuan 2
Pertemuan 1 : Pengenalan Basis Data dan DDL (Data Definition Language) [Create, Alter, Drop, Rename, Truncate]
Pertemuan 2 : Pengenalan DML (Data Manipulation Language) [Select, Insert, Update, Delete]
Download
Slide Presentasi SBD 2 Pertemuan 1
Slide Presentasi SBD 2 Pertemuan 2
Friday, March 22, 2013
Teori Bahasa dan Otomata (Pertemuan 1)
Materi
Definisi Automata, Klasifikasi Chomsky, Automata Hingga (AHD dan AHN)
Download
Monday, April 9, 2012
Model-model Komputasi
Model Komputasional
Tiga model dasar komputasional terdiri dari model fungsional, model logika, dan model imperatif.
Sebagai tambahan terhadap satuan nilai-nilai dan operasi yang
berhubungan, masing-masing model komputasional mempunyai satu set
operasi yang digunakan untuk menggambarkan komputasi.
a. Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi. Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan mengembalikan fungsi sebagai hasil (higher-order function). Suatu program adalah koleksi definisi fungsi-fungsi dan suatu komputasi adalah aplikasi fungsi.
b. Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis. Program terdiri dari definisi hubungan dan suatu komputasi adalah suatu bukti(suatu urutan kesimpulan).
c. Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan. Pernyataan adalah set pasangan nilai-nama dari konstanta dan variabel. Program terdiri dari urutan tugas dan suatu komputasi terdiri dari urutan pernyataan.
a. Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi. Fungsi dapat mengambil fungsi lain sebagai argumentasi dan mengembalikan fungsi sebagai hasil (higher-order function). Suatu program adalah koleksi definisi fungsi-fungsi dan suatu komputasi adalah aplikasi fungsi.
b. Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis. Program terdiri dari definisi hubungan dan suatu komputasi adalah suatu bukti(suatu urutan kesimpulan).
c. Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan. Pernyataan adalah set pasangan nilai-nama dari konstanta dan variabel. Program terdiri dari urutan tugas dan suatu komputasi terdiri dari urutan pernyataan.
Model Komputasi
Teori komputasi adalah cabang ilmu komputer dan
matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat
dipecahkan padamodel komputasi, menggunakan algoritma. Bidang ini dibagi
menjadi dua cabang: teori komputabilitas dan teori kompleksitas, namun
kedua cabang berurusan dengan model formal komputasi.
Untuk melakukan studi komputasi dengan ketat, ilmuwan komputer
bekerja dengan abstraksi matematika dari komputer yang dinamakan model
komputasi. Ada beberapa model yang digunakan, namun yang paling umum
dipelajari adalah mesin Turing. Sebuah mesin Turing dapat dipikirkan
sebagai komputer pribadi meja dengan kapasitas memory yang tak
terhingga, namun hanya dapat diakses dalam bagian-bagian terpisah dan
diskret. Ilmuwan komputer mempelajari mesin Turing karena mudah
dirumuskan, dianalisis dan digunakan untuk pembuktian, dan karena mesin
ini mewakili model komputasi yang dianggap sebagai model paling masuk
akal yang paling ampuh yang dimungkinkan. Kapasitas memori tidak
terbatas mungkin terlihat sebagai sifat yang tidak mungkin terwujudkan,
namun setiap permasalahan yang “terputuskan” (decidable) yang dipecahkan
oleh mesin Turing selalu hanya akan memerlukan jumlah memori terhingga.
Jadi pada dasarnya setiap masalah yang dapat dipecahkan (diputuskan)
oleh meisn Turing dapat dipecahkan oleh komputer yang memiliki jumlah
memori terbatas.
Pembagian Model komputasi ada 3 yaitu :
1. Mesin Mealy
Dalam teori komputasi sebagai konsep dasar sebuah komputer, mesin Mealy adalah otomasi fasa berhingga (finite state automaton atau finite state tranducer) yang menghasilkan keluaran berdasarkan fasa saat itu dan bagian masukan/input. Dalam hal ini, diagram fasa (state diagram)
dari mesin Mealy memiliki sinyal masukan dan sinyal keluaran untuk tiap
transisi. Prinsip ini berbeda dengan mesin Moore yang hanya
menghasilkan keluaran/output pada tiap fasa.
Nama Mealy diambil dari “G. H. Mealy” seorang perintis mesin-fasa (state-machine) yang menulis karangan “A Method for Synthesizing Sequential Circuits” pada tahun 1955.
2. Mesin Moore
Dalam teori komputasi sebagai prinsip dasar komputer, mesin Moore adalah otomasi fasa berhingga (finite state automaton) di mana keluarannya ditentukan hanya oleh fasa saat itu (dan tidak terpengaruh oleh bagian masukan/input). Diagram fasa (state diagram)
dari mesin Moore memiliki sinyal keluaran untuk masing-masing fasa. Hal
ini berbeda dengan mesin Mealy yang mempunyai keluaran untuk tiap
transisi.
Nama Moore diambil dari “Edward F. Moore” seorang ilmuwan komputer dan perintis mesin-fasa (state-machine) yang menulis karangan “Gedanken-experiments on Sequential Machines”.
3. Petri Net
Petri net adalah salah satu model untuk
merepresentasikan sistem terdistribusi diskret. Sebagai sebuah model,
Petri net merupakan grafik 2 arah yang terdiri dari place, transition, dan tanda panah yang menghubungkan keduanya. Di samping itu, untuk merepresentasikan keadaan sistem, token diletakkan pada place tertentu. Ketika sebuah transition terpantik, token akan bertransisi sesuai tanda panah.
Petri net pertama kali diajukkan oleh Carl Adam Petri pada tahun 1962.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Model_komputasihttp://id.wikipedia.org/wiki/Teori_komputasi
http://martinez-stevanno.blogspot.com/2012/04/model-komputasi.html
Komputasi Modern
Komputasi Adalah cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Ini disebut juga dengan teori komputasi, Suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Secara umum Ilmu
komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan
model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan
komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains).
Komputasi modern perhitungan yang menggunakan
komputer canggih dimana pada komputer tersebut tersimpan sejumlah
algoritma untuk menyelesaikan masalah perhitungan secara efektif dan
efisien. Komputasi modern dapat digunakan untuk memecahkan masalah
antara lain untuk menghitung:
- Akurasi (bit, floating point)
- Kecepatan (dalam satuanHz)
- Problem volume besar (paralel)
- Modeling (NN dan GA)
- Kompleksitas (menggunakan Teori Bog O)
Sejarah Komputasi Modern
Sejarah komputer modern
dimulai dengan dua teknologi yang terpisah, perhitungan otomatis dan
dapat diprogram, tetapi tidak ada satu perangkat pun yang dapat
dikatakan sebagai komputer, karena sebagian penerapan yang tidak
konsisten terhadap istilah tersebut.
Salah satu tokoh yang
paling berpengaruh terhadap perkembangan komputasi modern adalah John
Von Neumann (1903-1957). John Von Neumann adalah salah satu ahli
matematika terbesar abad ini. Beliaulah yang pertama kali menggagas
konsep sebuah sistem yang menerima instruksi-instruksi dan menyimpannya
dalam sebuah memori. Konsep inilah yang menjadi dasar arsitektur
komputer hingga saat ini.
Komputasi modern tersebut berkembang sampai saat ini dari ilmu komputasi dan dikembangkan menjadi
komputasi yang modern dengan menggunakan komputer yaitu Komputasi Modern.
Implementasi Komputasi Modern
Salah satu contoh dari implementasi Komputasi Modern adalah Mobile Computing. Komputasi Bergerak/Mobile Computing, Grid Computing, dan Cloud Computing.
Mobile Computing
Mobile Computing adalah sebuah teknologi yang memungkinkan penggunanya bisa memanfaatkan kemampuan komputer secara optimal, meski dalam posisi berpindah-pindah.
Mobile Computing
Mobile Computing adalah sebuah teknologi yang memungkinkan penggunanya bisa memanfaatkan kemampuan komputer secara optimal, meski dalam posisi berpindah-pindah.
Mobile computing atau komputasi bergerak memiliki beberapa penjelasan,
salah satunya komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer
sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan
kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan
komputasi nirkabel. Dan berdasarkan penjelasan tersebut, untuk kemajuan teknologi ke arah
yang lebih dinamis membutuhkan perubahan dari sisi manusia maupun alat.
Dan dapat dilihat contoh dari perangkat komputasi bergerak seperti GPS,
juga tipe dari komputasi bergerak seperti smart phone, dan lain
sebagainya.
Grid Computing
Cloud computing pada dasarnya adalah menggunakan Internet-based service untuk mensupport business process, Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yang di dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud). Cloud computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi‘) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Cloud /awan merupakan metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan computer, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya adalah suatu moda komputasi dimana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (“di dalam awan”) tanpa pengetahuan tentangnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut jurnal yang dipublikasikan IEEE, Internet Computing/Cloud Computing adalah suatu paradigma dimana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain. “Cloud Computing” secara sederhana adalah “layanan teknologi informasi yang bisa dimanfaatkan atau diakses oleh pelanggannya melalui jaringan internet”. Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara sharing yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Sumber :
http://tayaa90.wordpress.com/2012/03/09/tugas-softskill-pertemuan-1-pengantar-komputasi-modern/
http://dwiardi.blogspot.com/
Grid Computing
Komputasi grid menggunakan komputer yang
terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan
untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar.
Ada beberapa daftar yang dapat dugunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah
- Sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah kendali pusat.
- Sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka.
- Sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid.
Cloud computing pada dasarnya adalah menggunakan Internet-based service untuk mensupport business process, Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yang di dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud). Cloud computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi‘) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Cloud /awan merupakan metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan computer, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya adalah suatu moda komputasi dimana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (“di dalam awan”) tanpa pengetahuan tentangnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut jurnal yang dipublikasikan IEEE, Internet Computing/Cloud Computing adalah suatu paradigma dimana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain. “Cloud Computing” secara sederhana adalah “layanan teknologi informasi yang bisa dimanfaatkan atau diakses oleh pelanggannya melalui jaringan internet”. Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara sharing yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Sumber :
http://tayaa90.wordpress.com/2012/03/09/tugas-softskill-pertemuan-1-pengantar-komputasi-modern/
http://dwiardi.blogspot.com/
Subscribe to:
Posts (Atom)